Gadget dan pengaruh sosial budaya yang ditimbulkannya

01.26 0 Comments

Gadget dan pengaruh sosial budaya yang ditimbulkannya
Teknologi informasi dan komunikasi dari waktu ke waktu terus berkembang dengan pesat. Semua orang saat ini hampir tidak bisa terlepas dari teknologi. 

Apabila kita cermat di dalam rumah kita tanpa kita sadari telah banyak berbagai peralatan canggih yang merupakan salah satu karya ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahkan ada beberapa Perangkat canggih yang tidak bisa kita lepaskan karena memilki fungsi yang sangat penting.

Alat canggih tersebut adalah ponsel atau telepon genggam. Saat ini hampir semua orang telah memiliki ponsel maupun telepon genggam yang digunakan untuk berkomunukasi dengan seseorang. Beberapa tahun kebelakang ponsel mungkin masih bisa termasuk barang yang mewah karena nilainya yang lumayan menguras isi kantong tidak bisa dijangkau oleh beberapa kalangan masyarakat. 

Akan tetapi semakin banyaknya produsen yang membuat dan menjual ponsel dengan harga yang terjangkau menjadikan ponsel atau telepon genggam bukan menjadi komuditi yang bisa dinikmati oleh segelintir kelompok masyarakat kini semua orang bisa menikmati dan memilki sebuah ponsel. 

Dalam perkembangannya teknologi dalam sebuah ponsel ikut berkembang dengan pesat. Fungsi dan kegunaan ponsel semakin berkembang luas tidak hanya menjadi salah satu alat untuk berkomunikasi tetapi dengan fitur yang lebih canggih dan beragam seperti kamera, pemutar musik hingga berselancar di dunia maya. 

Dengan berbagai fungsi dan keutamaan Perangkat canggih yang satu ini tidak serta merta selalu berdampak positif bagi kita semua. Bagaikan dua sisi mata pisau yang mana bisa merugikan kita sendiri, sebuah ponsel apabila penggunannya tidak digunakan secara bijak akan menyebabkan siapa saja yang memilki alat canggih ini menjadi diperbudak oleh mainannyaatau gadgetnya sendri. 

Saat ini kita tidak perlu heran apabila kita menemukan beberapa orang lebih asyik menghabiskan waktu dengan gadget mereka masing-masing atau ponsel mereka masing-masing sehingga mereka melupakan semua nilai-niilai sosial budaya yang ada di tempatnya masing-masing. 

Hal tersebut menjadikan semua orang yang ketergantungan kepada ponsel menjadi sesorang yang lebih egois tanpa memperdulikan orang-orang yang ada di sekitarnya

Rizky Aditia

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 komentar: