7 Makanan yang Membantu Mencegah Stunting

Gangguan pertumbuhan menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus menjadi perhatian orang tua. Gangguan kesehatan yang lebih dikenal dengan istilah stunting ini membuat proses pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya. Penyebabnya biasanya adalah gizi buruk, stimulasi psikososial yang buruk, serta infeksi berulang.

Selain itu, bayi yang tidak mendapatkan asupan gizi baik sejak dalam kandungan juga berisiko terkena gangguan kesehatan. ASI atau Air Susu Ibu merupakan asupan terbaik untuk bayi hingga mereka berusia enam bulan. Setelah itu, mereka harus mendapatkan MPASI dengan kandungan gizi dan nutrisi yang lengkap. Berikut ini adalah tujuh pilihan makanan yang bisa membantu mencegah gangguan pertumbuhan:

Telur

Telur merupakan bahan makanan yang mengandung banyak gizi mulai dari protein, vitamin, hingga kolin. Satu butir telur untuk Si Kecil ternyata mampu mencegah mereka dari gangguan pertumbuhan. Penyajiannya bisa beraneka ragam sesuai dengan selera anak. Anda bisa merebus, menggoreng, atau membuatnya menjadi telur dadar.

Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan sehat yang mengandung karbohidrat, protein, mineral, vitamin, hingga lemak sehat. Semua nutrisi tersebut bisa membantu mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan. Apalagi ada serat yang bisa menjaga kesehatan saluran cerna. Namun saat membuat oatmeal, sebaiknya Anda menghindari terlalu banyak gula. Pasalnya gula bisa menyebabkan obesitas pada anak.

Daging Merah

Bukan hanya lezat saja, daging merah juga sehat dan bisa mencegah terjadinya stunting atau gangguan pertumbuhan. Daging sapi merah memiliki beberapa kandungan penting seperti zat besi, asam amino, dan juga protein. Zat besi bisa mencegah terjadinya anemia yang membuat pertumbuhan Si Kecil terganggu. Anda bisa menambahkan sayur saat memasak daging merah agar semakin bernutrisi.

Daging Ayam

Daging ayam menjadi salah satu sumber protein hewani terbaik untuk anak. Variasi masakan dari daging ayam juga cukup banyak sehingga bisa disesuaikan dengan selera Si Kecil. Untuk anak yang baru mengkonsumsi MPASI, Anda bisa membuat bubur yang lembut. Gunakan food processor untuk menghancurkan makanan agar mudah dicerna oleh Si Kecil. Jika anak sudah agak dewasa, variasi masakannya lebih banyak.

Ikan 

Ikan mengandung protein yang bermanfaat untuk membangun otot dan tulang. Selain itu, beberapa jenis ikan juga mengandung omega 3 yang bermanfaat untuk perkembangan otak, perkembangan mata, dan lain sebagainya. Adapun ikan yang bisa diberikan pada Si Kecil yaitu tuna, salmon, dan juga sarden.

Yogurt

Kalsium juga menjadi salah satu jenis gizi terpenting untuk mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan. Yogurt adalah makanan sehat yang mengandung kalsium tinggi. Rasanya juga lezat dan disukai oleh banyak anak. Biasanya orang tua memberikan Yogurt sebagai cemilan atau makanan penutup.

Buah-buahan Beri

Buah-buahan adalah makanan yang wajib diberikan pada Si Kecil dalam masa tumbuh kembang. Pasalnya makanan ini memiliki kandungan vitamin maupun mineral yang penting untuk anak. Salah satu jenis buah-buahan yang baik untuk mencegah gangguan pertumbuhan adalah buah beri. Buah beri seperti bluberi dan stroberi mengandung antioksidan, vitamin C, dan juga fitokimia. Manfaatnya untuk melindungi sel dari kerusakan dan juga meningkatkan imunitas.

Itulah pilihan makanan yang bisa membantu mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan. Pastikan Si Kecil mendapatkan asupan protein, zink, zat besi, vitamin D, dan kalsium yang cukup untuk pertumbuhan yang optimal. Jika Anda adalah profesional di bidang pediatri dan nutrisi anak, bergabung dengan Nutricia Professional akan memberikan banyak keuntungan. Platform tersebut berisi informasi terbaru mengenai bidang pediatri dan nutrisi anak. Ada beberapa fitur pendukung yang bisa dimanfaatkan oleh member. Untuk mendaftar member Nutricia Professional, Anda bisa mengakses website www.nutriciaprofessional.id. 

Tips Merawat Cincin Kawin Unik Dan Elegan

Simbol terpenting dalam pernikahan adalah cincinnya. Tentunya bila Kamu memakai cincin kawin unik dan elegan, akan sangat sayang kalau tidak dirawat dengan baik. Rata-rata uang yang dikeluarkan untuk membeli cincin berlian cukup tinggi, jadi sangat disayangkan kalau tidak dirawat dengan baik. Nah, berikut ini adalah cara merawat cincin berlian asli wanita dan pria untuk pernikahan agar awet sampai sepanjang hayat. 

Asuransikan Perhiasan Kamu 

Karena seperti yang Kita bahas tadi, cincin kawin unik dan elegan ini memiliki nilai yang sangat tinggi, maka dipastikan Kamu harus membelikan nya asuransi. Selain itu, pastikan memahami berbagai aturan dalam asuransi perhiasan seperti hilang, rusak dsb. Lihat dalam persetujuan kontrak apakah pihak asuransi mau menggantinya. 

Saat membeli asuransi perhiasan, ada beberapa detail yang harus diperhatikan. Pastikan Kamu melampirkan deskripsi, karat, berat dan logam yang dipakai untuk membuat cincin tersebut. Tunjukkan deskripsinya sesuai sertifikat yang diberikan oleh pihak toko perhiasan. Disamping itu, melampirkan foto cincin merupakan ide yang bagus karena bisa dibuat jaga-jaga. 

Bersihkan Cincin Kawin Anda 

Agar kilau cincin tetap terpancar, rajin-rajinlah membersihkannya. Yang paling tepat memang ke profesional karena bisa dibersihkan secara menyeluruh. Namun, Kamu bisa menggunakan air suam-suam kuku dengan campuran sabun cuci. Gosok secara lembut dengan sikat gigi atau dirandam beberapa saat supaya kotorannya luntur. 


Kunjungi Toko Perhiasan 

Mengunjungi toko perhiasan 2 kali setahun bisa membantumu mengecek apakah cincin masih dalam keadaan bagus atau tidak. Biasanya mereka akan mengecek peletakkan batu berlian karena ini juga akan berpengaruh pada nilainya. Jadi, kalau Kamu ingin perhiasan tetap bernilai tinggi, anggaplah Kamu mengunjungi toko perhiasan seperti pergi ke dokter gigi. 

Hindarkan Cincin Dari Zat Kimia Berbahaya 

Yang paling penting dalam menjaga cincin kawin adalah menghindarkannya dari zat kimia berbahaya. Jadi saat Kamu mencuci piring misalnya, lepaskan cicin nikah untuk sementara. Begitu juga bila melakukan pekerjaan lain yang menggunakan zat kimia berbahaya seperti zat abrasif dan pembersih rumah. Melepaskan cincin sangat disarankan karena bisa merusak logam.

Hati-hati Saat Berenang 

Biasanya, Ketika tangan terkena air, ukuran tangan akan menyusut dan hal ini bisa memicu cincin terselip serta hilang di dalam air. Sebaiknya saat ingin berenang, cincin memang harus dilepaskan dan diletakkan ditempat yang aman. 

Pakailah Kota Khusus 

Berbicara tentang cincin nikah berlian yang terkadang harus dilepas, Kamu mungkin butuh kotak penyimpanan dengan dudukannya. Ini penting agar bagian berlian tidak terpantul ke benda-benda keras sehingga mengurangi keindahan. Kalau bisa, buatlah dua buah kotak penyimpanan cincin. Satu digunakan di rumah, dan satunya digunakan saat bepergian. 

Sisihkan Berlian Dari Perhiasan Lainnya 

Inilah alasan kenapa Kamu harus memisahkan berlian dengan perhiasan lainnya. Berlian merupakan batu permata yang sangat keras. Bila tercampur dengan perhiasan lainnya, dikhawatirkan hal ini akan merusak yang lain. Makanya pastikan membeli kotak tersendiri yang digunakan khusus untuk menyimpan perhiasan ini. 

Miss Mondial dan Mondial merupakan penyedia perhiasan mulai dari cincin dan kalung. Kamu bisa memesan perhiasan ini bahkan secara custom. Pastikan untuk membicarakan konsepnya dulu dengan pasangan. Untuk inspirasi Kamu bisa mencoba koleksi punya Atta dan Aurel yang ditaburi dengan baguette cut 3,086 karat dengan kualitas F VVS. Untuk cincin kawinnya sendiri dilengkapi 35 butir berlian baguette cut 2,592 karat dengan kualitas F VVS.

Ini Dia Periode Pertumbuhan Anak yang Sangat Penting

Pertumbuhan si Kecil yang bisa dibilang cukup cepat terkadang membuat banyak orang tua yang merasa kebingungan bahkan sedikit khawatir. Pasalnya, tidak sedikit yang kurang mengetahui tentang tumbuh kembang anak itu sendiri. Salah satunya adalah tentang periode pertumbuhan anak yang mau tidak mau harus diperhatikan. Hal ini penting agar tumbuh kembangnya bisa optimal dan bila ada sesuatu yang tidak sesuai dengan grafik perkembangan bisa mendapatkan perawatan sejak dini secara intensif.

Di usia tertentu atau mulai 12 bulan hingga 36 bulan, si Kecil banyak mengalami pertumbuhan mulai dari fisik hingga otak. Adapun perkembangannya sendiri sangat ditentukan oleh faktor luar seperti peran orang tua, lingkungan dan tentu saja nutrisi yang diberikan setiap hari. Periode pertumbuhan anak atau biasa disebut dengan masa golden age adalah satu hal yang cukup penting.

Misalnya saja Anda harus memberikan stimulasi berupa permainan atau cerita cerita menarik melalui buku. Stimulasi lainnya juga bisa diberikan dengan memberikan waktu lebih buat anak dengan belajar bersama seperti mengenal warna dan lainnya.

Meski terlihat sederhana, namun jika diberikan secara terus menerus akan memberikan dampak yang cukup positif. Bahkan, bisa saja Anda menemukan bakat sejak dini sehingga bisa memberikan arahan yang lebih bagus lagi.

Oh ya, berbicara soal pertumbuhan memang tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya nutrisi. Terlebih diusia 1 tahun hingga 3 tahun dimana sangatlah banyak dibutuhkan protein dan zat penting lainnya. Bagi Anda yang merasa kurang mengetahui jenis makanan apa saja yang sebaiknya diberikan maka sebaiknya mencari tahu lewat media online.

Cukup banyak situs yang memberikan referensi terbaik lengkap dengan nilai gizi. Anda hanya menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pastinya. Satu lagi, jangan lupakan juga untuk memberikan susu pertumbuhan dimana sekarang ini cukup banyak jenis susu yang bisa dipilih sesuai dengan usia.

Salah satunya adalah susu Dancow yang hadir dengan aneka rasa serta nutrisi yang ada pada susu tersebut sudah dirancang khusus untuk si Kecil. Jadi, jangan abaikan periode pertumbuhan anak ya!